Menolak Diperas China, G7 Sepakat Perkuat Rantai Pasok Mineral Kritis

3 hours ago 2

Menolak Diperas China, G7 Sepakat Perkuat Rantai Pasok Mineral Kritis

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

MIND ID berkomitmen mendukung pemerintah dalam pengelolaan mineral kritis dan strategis untuk meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat dan negara. Foto: Dokumentasi MIND ID

jpnn.com, WASHINGTON DC - Para menteri keuangan G7 sepakat meningkatkan kerja sama dengan negara-negara kaya sumber daya dan bank-bank pembangunan multilateral guna mengurangi ketergantungan pada mineral kritis China.

Kesepakatan itu dicapai dalam pertemuan di Washington bersama negara-negara mitra dan produsen mineral, termasuk Indonesia, India, Australia, dan Argentina.

"Kami membahas penguatan rantai pasok mineral kritis. Ini situasi saling menguntungkan karena pasokan dapat diamankan dari berbagai negara," kata Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama.

Ia menambahkan kerja sama tersebut membuka peluang bisnis dan pertumbuhan baru bagi negara-negara penghasil sumber daya.

"Mengingat potensi kolaborasi, saya percaya ini memiliki prospek yang signifikan," katanya. 

Pertemuan yang dipimpin bersama oleh Prancis dan Jepang itu juga dihadiri pimpinan Bank Dunia dan Bank Pembangunan Asia (ADB).

Seorang pejabat Jepang mengatakan inisiatif ini bertujuan mendiversifikasi rantai pasok dan mengurangi ketergantungan global yang berlebihan pada China.

Berbeda dengan usulan AS untuk membentuk "zona perdagangan preferensial," pendekatan Prancis dinilai lebih realistis karena berfokus pada proyek bisnis yang saling menguntungkan.

Katayama menekankan pentingnya mengurangi ketergantungan pada China, yang ia nilai bisa memanfaatkan pasokan mineral kritis sebagai senjata

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|