Pemerintah Kejar Nilai Tambah Maksimal dari Investasi Kendaraan Listrik, TKDN Jadi Kunci

2 hours ago 3

Pemerintah Kejar Nilai Tambah Maksimal dari Investasi Kendaraan Listrik, TKDN Jadi Kunci

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi pabrik mobil listrik. Foto: ridha/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah terus menajamkan strategi pengembangan kendaraan listrik dengan menempatkan program peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebagai kunci utama.

Langkah itu dinilai penting agar arus investasi di sektor kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) tidak sekadar berhenti di tahap perakitan, melainkan benar-benar memberi nilai tambah.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, Setia Diarta, menegaskan bahwa transformasi menuju kendaraan listrik harus berjalan seiring dengan penguatan struktur industri dalam negeri.

“Transformasi ini harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi industri nasional,” ujarnya saat diskusi KBLBB bersama media nasional, di gedung Kemenperin, Jakarta, Rabu (22/4).

Dalam beberapa tahun terakhir, geliat industri kendaraan listrik di Indonesia memang menunjukkan lonjakan signifikan.

Kemenperin mencatat saat ini terdapat 14 perusahaan perakitan mobil listrik dengan total kapasitas produksi mencapai 409.860 unit per tahun.

Di segmen roda dua, ada 68 produsen motor listrik dengan kapasitas 2,51 juta unit per tahun, serta sembilan produsen bus listrik dengan kapasitas 4.100 unit per tahun.

Total investasi yang telah masuk ke sektor ini mencapai Rp25,6 triliun.

Pemerintah menajamkan strategi pengembangan kendaraan listrik dengan menempatkan program peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebagai kunci utama

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|