Pezeshkian Tegaskan Iran tidak Akan Berunding di Bawah Tekanan

2 hours ago 2

Pezeshkian Tegaskan Iran tidak Akan Berunding di Bawah Tekanan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Arsip - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menghadiri konferensi pers di Teheran, Iran, pada 16 September 2024. (Xinhua/Shadati)

jpnn.com - ISTANBUL - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa negaranya tidak akan berunding dengan Amerika Serikat di bawah tekanan, ancaman, atau blokade.

Pezeshkian menyampaikan itu dalam percakapan telepon dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, menurut keterangan resmi kepresidenan Iran, Sabtu (25/4).

Menurut Pezeshkian, titik temu dan lingkungan kondusif menjadi syarat utama dialog efektif.

Dia mengungkap bahwa pengalaman negosiasi sebelumnya justru memperdalam ketidakpercayaan publik di Iran. Sebab, dialog berlangsung bersamaan dengan sanksi, tekanan, dan blokade.

Menurut dia, prasyarat penting menyelesaikan perselisihan, yaitu menghentikan sikap bermusuhan dan jaminan hal itu tidak terulang lagi.

Lebih lanjut dia mengatakan meningkatnya keberadaan militer makin memperumit situasi dan melemahkan suasana dialog.

Pernyataan Pezeshkian itu muncul di tengah upaya Pakistan menghidupkan kembali pembicaraan antara Iran dan Amerika Serikat, setelah eskalasi konflik dalam beberapa pekan terakhir.

Putaran pertama perundingan di Islamabad, Pakistan, dua pekan lalu gagal menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri perang yang dimulai pada 28 Februari dan meluas ke kawasan Timur Tengah.

Pezeshkian menyatakan Iran tidak akan berunding dengan Amerika Serikat di bawah tekanan, ancaman, atau blokade

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|