jpnn.com, JAKARTA - Koordinator Badan Pekerja KontraS Dimas Bagus Arya berhasil menjenguk rekannya Andrie Yunus selama menjalani perawatan di High Care Unit (HCU) RSCM.
Dimas mengatakan Andrie saat ini masih dirawat pada bagian mata, karena ada rembesan air keras.
Hal demikian dikatakannya saat hadir dalam rapat bersama Komisi III DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/3).
"Perkembangan dari RS, bagian matanya itu ada rembesan air keras yang kemarin terlambat diidentifikasi oleh tim dokter RSCM," kata Dimas, Selasa.
Dia mengatakan efek rembesan di mata itu bisa berakibat fatal bagi Andrie, karena bisa membuat pria 27 tahun itu cacat permanen.
"Efeknya yang paling fatal adalah cacat permanen, dia tidak bisa melihat dengan utuh," kata Dimas.
Diketahui, Andrie Yunus menjadi korban aksi penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di Jakarta, pada Kamis (12/3) malam.
Belakangan, Puspom TNI menetapkan empat prajurit dari Badan Intelijen Strategis (BAIS) sebagai terduga pelaku penyiraman.

3 weeks ago
11





















































