jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo menyebut tidak mudah untuk melaksanakan kaderisasi bagi kandidat dalam pemilu, terutama sosok yang diusung itu luar dari eksternal parpol.
Sebab, kata dia, sebuah partai bisa saja mengusung capres atau cawapres yang bukan berasal dari internal.
Hal demikian dikatakan Ganjar menyikapi usul KPK agar persyaratan capres dan cawapres atau calon kepala daerah berasal dari sistem kaderisasi.
"Capres bisa berasal dari luar partai. Maka mewajibkan kandidat untuk ikut kaderisasi terlebih dahulu rasanya tidak mudah," ujar dia menjawab awak media, Kamis (23/4).
Ganjar melanjutkan kandidat atau calon pejabat publik dari unsur internal partai bisa mengikuti kaderisasi sebelum kontestasi.
Terlebih lagi, kata dia, UU Parpol sudah mengatur penggunaan dana Banpol yang 60 persen untuk pendidikan politik serta sisanya demi administrasi seketrariat.
"Maka dalam konteks kandidat pejabat publik yang akan ikut dalam kontestasi pemilu, apalagi yang berasal dari parpol yang punya fungsi sebagai sumber rekrutmen kader, mengikuti kaderisasi menjadi penting," ujar Ganjar.
PDIP, kata Ganjar, sejak 2003 memiliki program kaderisasi berjenjang yang dilaksanakan Badiklat partai mulai dari level pratama, madya, utama, sampai guru.

3 hours ago
4





















































