jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Golkar Ahmad Doli Kurnia menyebutkan empat sampai enam persen sebagai angka ideal parliamentary treshold (PT) untuk diterapkan pada pemilu.
"Saya menilai angka empat sampai enam persen adalah angka yang ideal," kata dia melalui layanan pesan, Rabu (22/4).
Doli menuturkan Golkar dalam menetapkan angka PT mempertimbangkan dua unsur agar keseimbangan terjaga.
Pertama, kata dia, unsur representativeness, yaitu sistem pemilu Indonesia tetap menjaga keterwakilan yang kuat dari rakyat.
"Semaksimal mungkin, kita harus menempatkan suara rakyat betul-betul bermakna. Kita harus berupaya memenuhi prinsip OPOVOV (One Person, One Vote, One Value, red)," ujar Wakil Ketua Baleg DPR RI itu.
Namun, Doli menyebut Golkar juga mempertimbangkan unsur governability, yakni pemerintahan bisa mulus setelah pemilu.
Menurutnya, sistem politik pun harus mampu mewujudkan kestabilan melalui konsolidasi kekuatan yang relatif tidak rumit.
Terlebih lagi, kata dia, sistem pemerintahan Indonesia adalah presidensial yang harus didukung oleh sistem parlemen multipartai sederhana.

4 hours ago
4





















































