AMMI Desak Wikipedia Segera Daftar PSE demi Lindungi Data Pengguna

3 hours ago 2

AMMI Desak Wikipedia Segera Daftar PSE demi Lindungi Data Pengguna

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Logo Wikipedia. Foto: screenshot Wikipedia

jpnn.com, JAKARTA - Aliansi Mahasiswa dan Milenial Indonesia (AMMI) mendesak Wikimedia Foundation selaku pengelola Wikipedia untuk segera mendaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) lingkup privat sebelum tenggat waktu 24 April 2026.

Desakan ini disampaikan untuk memastikan perlindungan data pengguna di Indonesia.

Ketua AMMI Nur Hasanah, menegaskan bahwa kepatuhan terhadap regulasi nasional merupakan kewajiban bagi setiap platform digital yang beroperasi di Indonesia. Terlebih, Wikipedia selama ini menjadi salah satu rujukan utama bagi kalangan pelajar dan mahasiswa.

“Kami mahasiswa sangat menyadari pentingnya Wikipedia sebagai sumber informasi awal, tetapi kebutuhan akan referensi itu tidak lantas membuat kami membenarkan arogansi platform asing yang enggan taat aturan,” ujar Nur Hasanah dalam keterangannya, Rabu (22/4).

Dia menilai, pendaftaran sebagai PSE menjadi langkah penting untuk menjamin keamanan data sekaligus melindungi hak digital pengguna di dalam negeri. Menurutnya, tidak ada alasan bagi platform global untuk mengabaikan aturan yang berlaku.

AMMI juga menyoroti fakta bahwa Wikipedia hingga kini belum melakukan pendaftaran PSE, meski telah menerima beberapa kali peringatan dari pemerintah sejak November 2025. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan risiko bagi pengguna.

Nur menyebut sejumlah alasan yang disampaikan pihak Wikipedia, seperti status nirlaba dan kekhawatiran terhadap sensor, tidak relevan dengan kewajiban administratif yang diatur pemerintah. Dia menilai dalih tersebut berlebihan.

“Alasan takut disensor atau melanggar HAM itu sangat absurd. Ini murni soal kepatuhan tata kelola administrasi, bukan pembungkaman konten,” kata Nur.

AMMI mendesak Wikipedia segera daftar PSE demi lindungi data pengguna Indonesia.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|