jpnn.com - BANDUNG - Bayang-bayang kecurangan Ujian Tulis Berbasis Komputer - Seleksi Nasional Berdasarkan Tes atau UTBK-SNBT 2026 membuat aparat kepolisian bergerak cepat.
Untuk menjaga integritas seleksi, Polda Jabar turun langsung memantau jalannya ujian di sejumlah kampus di Jawa Barat, Langkah ini dilakukan guna memastikan tidak ada lagi celah bagi peserta nakal, termasuk praktik perjokian.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan menegaskan, keterlibatan polisi bertujuan memberikan rasa aman sekaligus menjamin pelaksanaan ujian berjalan jujur dan adil.
"Menjamin pelaksanaan UTBK berjalan jujur dan adil, menindak tegas pelaku perjokian dan memberikan kepastian hukum," kata Hendra pada Kamis (23/4).
Menurut dia, pemantauan dilakukan tidak hanya terhadap peserta, tetapi juga potensi joki hingga pihak-pihak yang terlibat seperti calo maupun admin.
Perwira Menengah Polri itu juga menjelaskan, penindakan terhadap pelanggaran memiliki dasar hukum yang jelas.
"Dasar hukum, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Pasal 263, 378, 55, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik jika terkait manipulasi sistem, ketentuan dari SNPMB dan peraturan internal perguruan tinggi atau lokasi UTBK," ujarnya.
Dia menambahkan, deteksi dini sebenarnya sudah dilakukan oleh panitia. Mulai dari verifikasi identitas seperti KTP, kartu peserta, hingga biometrik atau foto, serta pengawasan CCTV dan pengawas ruang.

2 hours ago
2





















































