jpnn.com - BANDUNG - Cucu pendiri Nahdlatul Ulama KH Bishri Syansuri, yakni KH Abdussalam Shohib atau biasa disapa Gus Salam mendapat nasihat dari sesepuh NU di Jawa Barat.
Gus Salam didampingi dzurriyah PP Lirboyo Kediri, sowan kepada KH Sofyan Yahya -Pengasuh PP Daarul Ma’arif, Margaasih Bandung Jawa Barat, Mustasyar PWNU Jawa Barat, Rabu (22/4).
Ajengan Sofyan berharap NU kuat dan bermartabat. “Ajengan Sofyan memberi penegasan bahwa NU adalah benteng akhlak dan moralitas dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat,” kata Gus Salam.
“Semua dinamika Muktamar mendatang harus dilandasi akhlaq yang baik dan terhindar dari money politik,” imbuh Gus Salam menirukan pesan Ajengan Yahya.
Pesan juga didapat Gus Salam dari KH M. Nuh Addawami -Mustasyar PBNU, Pengasuh PP Nurul Huda, Cibojong Cisurupan, Garut.
Rais Syuriyah PWNU Jawa Barat 2016-2021 itu menuturkan bahwa menjadi pengurus NU harus mampu berperan sebagai dokter bagi mereka yang sakit.
Di samping sebagai dokter, pengurus juga berperan sebagai orang tua yang membimbing keluarganya, menjadi sahabat sejati bagi warga NU yang ingin berkeluh kesah, dan sekaligus menjadi motivator bagi warga Nahdliyyin.
“Jadilah pengurus, bukan pemimpin. Karena di dalam NU yang dibutuhkan adalah pengurus yang mengurusi kebutuhan warga, melayani segala keluhan umat,” kata Gus Salam menirukan pesan Ajengan Nuh Addawami. (*/jpnn)

1 hour ago
2




















































