jpnn.com, JAKARTA - Salesforce sebagai penyedia AI CRM ternama di dunia menggelar Agentforce World Tour Jakarta 2026 untuk menunjukkan bagaimana perusahaan di Indonesia dapat bertransformasi menuju masa depan otonom.
Dalam ajang yang dihadiri lebih dari 800 pelanggan dan mitra ini, Salesforce mengungkap riset terbaru yang menegaskan bahwa kepercayaan pekerja terhadap Kecerdasan Buatan (AI) kini tumbuh dari bawah ke atas.
"Hal ini didorong oleh penggunaan pribadi yang mulai melampaui strategi resmi perusahaan," kata Area Vice President dan President Director Salesforce Indonesia, Andreas Diantoro, Jumat (24/4).
Berdasar laporan riset yang dilakukan oleh YouGov terhadap seribu lebih knowledge workers di Indonesia menunjukkan tren menarik di mana 68 persen pekerja merasa lebih percaya diri menggunakan AI di kantor karena mereka sudah terbiasa menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.
Meski antusiasme karyawan sangat tinggi, terdapat tantangan besar dalam hal AI fluency karena baru 33 persen perusahaan di Indonesia yang telah memberikan pelatihan resmi mengenai penggunaan agen AI.
"Kesenjangan keterampilan ini berisiko memicu munculnya Shadow AI atau penggunaan alat AI tidak resmi yang dapat mengancam keamanan data sensitif perusahaan," ungkapnya.
Riset ini juga menyoroti perubahan perilaku konsumen di Indonesia yang semakin AI-first.
Lebih dari separuh responden kini mengharapkan layanan yang jauh lebih cepat, akurat, dan inovatif dari pelaku bisnis.

2 hours ago
2





















































