jpnn.com - JAKARTA - Persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook kembali digelar di Pengadilan Tipikor, Selasa (21/4).
Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim menghadirkan sejumlah saksi ahli dan guru dari berbagai pelosok negeri untuk mematahkan dakwaan jaksa.
Dalam sidang tersebut, Nadiem tampak emosional mendengarkan kesaksian para guru.
Dia menyebut kehadiran para pendidik dari Aceh hingga Papua adalah bukti nyata bahwa digitalisasi pendidikan bermanfaat bagi akar rumput.
"Ini sidang yang paling emosional buat saya. Tujuh guru dari Aceh sampai Papua terbang ke sini memberikan kesaksian bagaimana Chromebook mengubah pola belajar-mengajar di kelas mereka," ujar Nadiem.
Salah satu poin krusial yang terungkap adalah kemampuan Chromebook bekerja tanpa koneksi internet (offline).
Hal ini mementahkan tudingan bahwa perangkat tersebut mubazir di daerah minim sinyal.
Denny Adelyta Tofani Novitasari, guru dari Kota Sorong, Papua Barat Daya, memberikan kesaksian bagaimana fitur touchscreen Chromebook sangat membantu siswanya dalam praktik Kimia secara virtual.

2 hours ago
2





















































